SHARE

Sangat sedikit profesi sekuat Wartawan. Lihatlah, sudah bertarung pikiran, harus bertarung pula terhadap penghasilan yang kerap tidak mencukupi.

Semua itu akhirnya membelalakkan hati lalu membuka ‘mulut’ logika:

Dilema Wartawan, Profesi yang Menganut Kebebasan Tapi Terkekang

Dilema Wartawan, Profesi Yang Menganut Kebebasan Tapi Terkekang

http://www.penaone.com/2017/07/paten-iwo-sumut-mulai-teriak.html?m=1

http://m.riaukontras.com/read-4450-2017-07-31-dilema-wartawan-profesi-yang-menganut-kebebasan-tapi-terkekang.html#sthash.5AagUMTu.xiqq

Dilema Wartawan, Profesi Bebas Diluar Tapi Didalam …

http://gemilangnews.com/2017/07/31/dilema-wartawan-profesi-yang-menganut-kebebasan-tapi-terkekang/

Profesi Wartawan Yang Menganut Kebebasan Tapi Terkekang

https://kalbar.deliknews.com/2017/07/31/dilema-wartawan-yang-menganut-kebebasan-tapi-dikekang/

https://jatimsiber.com/2017/07/dilema-wartawan-profesi-yang-menganut-kebebasan-tapi-terkekang

PERS PILAR DEMOKRASI, PROFESI YANG MENGANUT KEBEBASAN TAPI TERKEKANG

Dilema Wartawan, Profesi yang Menganut Kebebasan Tapi Terkekang

https://kalbar.deliknews.com/2017/07/31/dilema-wartawan-yang-menganut-kebebasan-tapi-dikekang/

Akankah buah fikir Wartawan itu bisa terwujud mengikuti profesi lain seperti Dokter yang sudah lebih baik.

Atau tetap dalam kekangan.

—————————-
Legal Disclaimer.

Perkumpulan Opini-Persepsi (POP) terdaftar pada SK Kemenhumham RI No. AHU-0009683.AH.01.07.TAHUN 2017, menyimpul persepsi dari berbagai informasi/opini digital yang tayang pada group FB, Google+, Instagram, Kakao Talk, Line, Path, Telegram, Twitter, You Tube, WA, We Chat & secara khusus jejaring FB Wartawan Indonesia, link berita Ikatan Wartawan Online (IWO) serta Teknologi Media Hijau yang kami ikuti.

Ini bentuk kebebasan mengeluarkan pikiran terkait warna-warni persepsi.

@Direktur Eksekutif POP
Teuku Yudhistira
@Pengkaji
Iskandar Sitorus
Moh Gunawan Abdullah
Bivi Edward Panggabean
Dwi Christianto
@pop 081319770808
08126360319

LEAVE A REPLY